Kenapa barang yang saya pikirkan itu tiba-tiba di beranda saya ? Itu cara Machine Learning Berjalan

 Machine Learning





Pasti kalian bertanya-tanya kenapa bisa ya aku memikirkan sesuatu atau browsing barang tiba-tiba ada di beranda e-commerce kita muncul pertama produknya. Sungguh sangat menakutkan bukann ??


Machine Learning ini bisa di analogikan sebuah komputer yang diberikan banyak buku untuk belajar bedanya ini big data yang di input untuk diolah menjadi sebuah informasi yang nantinya dapat memberikan hasil prediksi dan keputusan yang sejalan dengan apa yang dipelajari sistem. Hal ini sangat memungkinkan sebuah sistem yang biasanya pemrograman konvensional manusia harus menulis instruksi atau kode secara kaku langkah demi langkah agar komputer tahu apa yang harus dilakukan, Machine Learning justru sebaliknya. Di sini, kita tidak memberikan instruksi, melainkan memberikan Data. Komputer kemudian akan mempelajari data tersebut untuk menemukan pola sendiri, lalu membuat keputusan atau prediksi otomatis. 


Bagaimana Cara Kerja kok bisaaa ??

Bisa salah satu contoh cara kerjanya pada sebuah sistem kita ambil Mobil Otonom atau disebut juga smart-drive dan self-driving car ini merupakan sistem yang menggunakan machine learning dalam pengoperasiannya karena mereka menggumpulkan beberapa data secara real-time contohnya sensor indra kamera akan mendeteksi apa saja yang ada pada menangkap lampu lalu lintas, marka jalan, dan rambu-rambu. Sehingga sistem memberikan pengenalan objek dengan di proses diolah oleh model Machine Learning (khususnya Computer Vision) yang sudah dilatih menggunakan miliaran gambar di laboratorium. AI di dalam mobil akan langsung mengenali:

"Objek di depan kiri adalah pesepeda."

"Lampu lalu lintas di depan berubah menjadi merah."

Hal ini dapat mengambil keputusan secara Real-time dengan mengenali sensor yang telah di proses  sistem masuk ke tahap akhir, yaitu mengambil keputusan berkendara. Proses ini terjadi dalam hitungan milidetik:

Keputusan Rutin: Menjaga kecepatan mobil agar tetap stabil, mengikuti kelokan jalan, atau menghentikan mobil saat lampu merah.


Kesimpulannya 

Sebuah e-commerce kebanyakan menggunakan Machine Learning untuk mengumpulkan data dari riwayat pencarian anda. Hal ini juga karena Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Perilaku Pengguna produk yang sering di klik, barang yang ada di keranjang sampai rekomendasi barang dari teman yang berbelanja sehingga menggunakan metode seperti Collaborative Filtering, AI mengambil keputusan dalam hitungan milidetik untuk menampilkan jajaran produk spesifik di layar Anda dengan estimasi: "Pengguna ini memiliki kemungkinan 85% untuk membeli sepatu ini."

Pemanfaatan teknologi seperti AI dan Machine Learning menunjukkan bagaimana inovasi digital mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan pengalaman yang lebih personal kepada pengguna. Konsep ini juga sejalan dengan pembahasan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, yang dapat Anda baca lebih lanjut di artikel berikut: memanfaatkan teknologi digital untuk produktivitas mahasiswa di era modern. Melalui penerapan teknologi yang tepat, baik di dunia pendidikan maupun e-commerce, AI dapat menjadi alat yang mendukung pengambilan keputusan secara cepat, akurat, dan berbasis data.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Python: Bahasa Pemrograman Serbaguna yang Populer di Era Digital

Roadmap Belajar Data Analyst Bagi Pemula